Ayo Kita Keluar Dari Zona Nyaman
Anda tidak harus bermusuhan dengan zona nyaman agar menjadi
sukses. Masalahnya adalah bila Anda tidak pernah mencoba keluar dari
zona nyaman karena terhalang rasa malas atau takut akan sesuatu yang
tidak pasti.
Keluar dari zona nyaman merupakan pilihan. Beberapa orang merasa harus keluar dari sini dan mengambil keputusan baru untuk belajar atau mendapatkan pengalaman. Ada pula yang memilih tetap di zona nyaman karena merasa cukup dengan apa yang ia dapatkan.
Jika Anda ingin keluar dari zona nyaman, tapi bingung dari mana harus memulainya, berikut tips yang bisa membantu Anda:
1. Mencari informasi
Rasa takut muncul karena Anda tidak tahu apa yang akan Anda hadapi. Maka dari itu, carilah informasi tentang kegiatan, hobi, maupun hal baru lainnya yang hendak Anda jalani nanti. Bila perlu, bertanyalah kepada orang yang mendalami bidang ini.
Contohnya, jika Anda ingin belajar berbicaa di depan umum, coba pelajari tekniknya dari menonton video pembawa acara, pidato, dan sejenisnya. Kenali dan catat kemampuan apa yang belum Anda miliki dari video tersebut.
2. Membuat rencana
Sebelum mengambil langkah pertama, tentukan dahulu tahap-tahapnya. Uraikan target besar Anda menjadi beberapa target kecil, dan buatlah motivasi mencapai taget tersebut. Berbekal informasi yang sudah Anda cari sebelumnya, coba kenali tantangan apa yang akan Anda hadapi.
Anda tentu tidak akan langsung berbicara di depan umum dalam seminar besar. Coba awali dengan memimpin doa saat makan bersama keluarga, lanjutkan dengan menjadi pembawa acara pertunangan teman, dan seterusnya.
3. Mencoba setidaknya sekali
Kunci utama keluar dari zona nyaman adalah mencoba, setidaknya sekali seumur hidup Anda. Tanpa mencoba, Anda tidak akan pernah tahu sejauh mana Anda sudah belajar dan memahami seluk-beluk di dalamnya.
Jika Anda sudah terbiasa mengisi acara kecil di lingkungan teman dekat, sekarang coba ambil kesempatan untuk menjadi pembawa acara di tempat yang betul-betul baru. Dari sini, Anda dapat mengevaluasi kelebihan dan keunggulan yang Anda miliki.
4. Memahami apa yang Anda suka dan tidak
Setelah beberapa kali mencoba, tanyakan beberapa hal kepada diri Anda. Apakah hal baru yang Anda lakukan menimbulkan rasa cemas, atau justru semangat? Jika Anda malah sering merasa cemas, mungkin kegiatan ini memang tidak cocok untuk Anda.
Anda boleh meninggalkan kegiatan baru yang tidak Anda sukai. Namun, hal penting seperti berbicara di depan umum atau bersosialisasi terkadang tidak dapat ditinggalkan sepenuhnya. Pada kondisi seperti ini, Anda mungkin mau tidak mau perlu sedikit keluar dari zona nyaman.
5. Jangan memaksakan diri
Berhasil keluar dari zona nyaman adalah suatu pencapaian, tapi ingatlah bahwa Anda juga akan menghadapi stres. Apabila dibiarkan berlarut-larut, stres dapat menurunkan performa kerja dan memicu timbulnya rasa cemas.
Jadi, jangan paksakan diri Anda selama proses keluar dari zona nyaman. Istirahatlah sejenak ketika Anda merasa tertekan, kewalahan dengan beban pekerjaan baru, atau tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya.
Zona nyaman adalah tempat yang sesuai untuk berkegiatan tanpa stres berlebih. Akan tetapi, Anda jadi sulit berkembang bila telah terjebak di dalamnya. Meski awalnya sulit, keluar dari zona nyaman mungkin adalah langkah tepat untuk meraih impian Anda yang belum terwujud.
Keluar dari zona nyaman merupakan pilihan. Beberapa orang merasa harus keluar dari sini dan mengambil keputusan baru untuk belajar atau mendapatkan pengalaman. Ada pula yang memilih tetap di zona nyaman karena merasa cukup dengan apa yang ia dapatkan.
Jika Anda ingin keluar dari zona nyaman, tapi bingung dari mana harus memulainya, berikut tips yang bisa membantu Anda:
1. Mencari informasi
Rasa takut muncul karena Anda tidak tahu apa yang akan Anda hadapi. Maka dari itu, carilah informasi tentang kegiatan, hobi, maupun hal baru lainnya yang hendak Anda jalani nanti. Bila perlu, bertanyalah kepada orang yang mendalami bidang ini.
Contohnya, jika Anda ingin belajar berbicaa di depan umum, coba pelajari tekniknya dari menonton video pembawa acara, pidato, dan sejenisnya. Kenali dan catat kemampuan apa yang belum Anda miliki dari video tersebut.
2. Membuat rencana
Sebelum mengambil langkah pertama, tentukan dahulu tahap-tahapnya. Uraikan target besar Anda menjadi beberapa target kecil, dan buatlah motivasi mencapai taget tersebut. Berbekal informasi yang sudah Anda cari sebelumnya, coba kenali tantangan apa yang akan Anda hadapi.
Anda tentu tidak akan langsung berbicara di depan umum dalam seminar besar. Coba awali dengan memimpin doa saat makan bersama keluarga, lanjutkan dengan menjadi pembawa acara pertunangan teman, dan seterusnya.
3. Mencoba setidaknya sekali
Kunci utama keluar dari zona nyaman adalah mencoba, setidaknya sekali seumur hidup Anda. Tanpa mencoba, Anda tidak akan pernah tahu sejauh mana Anda sudah belajar dan memahami seluk-beluk di dalamnya.
Jika Anda sudah terbiasa mengisi acara kecil di lingkungan teman dekat, sekarang coba ambil kesempatan untuk menjadi pembawa acara di tempat yang betul-betul baru. Dari sini, Anda dapat mengevaluasi kelebihan dan keunggulan yang Anda miliki.
4. Memahami apa yang Anda suka dan tidak
Setelah beberapa kali mencoba, tanyakan beberapa hal kepada diri Anda. Apakah hal baru yang Anda lakukan menimbulkan rasa cemas, atau justru semangat? Jika Anda malah sering merasa cemas, mungkin kegiatan ini memang tidak cocok untuk Anda.
Anda boleh meninggalkan kegiatan baru yang tidak Anda sukai. Namun, hal penting seperti berbicara di depan umum atau bersosialisasi terkadang tidak dapat ditinggalkan sepenuhnya. Pada kondisi seperti ini, Anda mungkin mau tidak mau perlu sedikit keluar dari zona nyaman.
5. Jangan memaksakan diri
Berhasil keluar dari zona nyaman adalah suatu pencapaian, tapi ingatlah bahwa Anda juga akan menghadapi stres. Apabila dibiarkan berlarut-larut, stres dapat menurunkan performa kerja dan memicu timbulnya rasa cemas.
Jadi, jangan paksakan diri Anda selama proses keluar dari zona nyaman. Istirahatlah sejenak ketika Anda merasa tertekan, kewalahan dengan beban pekerjaan baru, atau tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya.
Zona nyaman adalah tempat yang sesuai untuk berkegiatan tanpa stres berlebih. Akan tetapi, Anda jadi sulit berkembang bila telah terjebak di dalamnya. Meski awalnya sulit, keluar dari zona nyaman mungkin adalah langkah tepat untuk meraih impian Anda yang belum terwujud.
Komentar
Posting Komentar